Cara Berbicara Yang Baik Di Depan Umum Agar Tidak Grogi Dan Menarik

Apakah anda ingat pernah menjumpai keadaan dimana anda diharuskan untuk berbicara di depan pulik untuk pertama kalinya? Pastinya pengalaman tersebut sangat mengesankan. Rasa berdebar, rasa senang menjadi pusat perhatian, takut salah omong, sedikit malu, dan berbagai rasa lainnya bercampur menjadi satu menciptakan formularium yang menarik dan tentu saja tidak keruan rasanya. Meninggalkan kenangan buruk yang apabila teringat kita merasa malu akan ketidakmampuan kita, merasa kecil akan kebodohan dan ketidaksiapan kita sebagai seorang pembicara.

Lalu bagaimanakah caranya supaya kita dapat menjadi pembicara yang baik di depan umum? Walau tidak harus sekelas dengan presenter televisi, akan tetapi bisa berbicara lancar di depan umum atau di depan kamera, tentunya sangat bermanfaat. 
Apabila kita mau memperhatikan, sebenarnya tidak semua presenter, MC bisa berbicara lancar di setiap waktunya, ada kalanya mereka pun terselip lidah sehingga menimbulkan kelucuan. Oh ya barangkali belum tahu singkatan MC adalah master of ceremony alias host dari perayaan kalau dalam bahasa jawa biasanya dinamakan pranotocoro / penata acara / moderator) . 
Kuncinya adalah practise make perfect. Bagi orang yang biasa-biasa saja, jika mau sungguh-sungguh berlatih maka bisa saja ia mencapai kemampuan para presenter TV tersebut. Dan melalui jam terbang yang panjang pula, kita yakin bahwa ia bisa menelurkan gagasan-gagasan spontan yang brilian, terucap lancar tanpa beban sehingga memukai para pemirsanya. 
Dan tips berikut ini kami susun sebagai tips untuk melatih diri supaya bisa lancar dalam berpidato atau berbicara di depan umum untuk mengisi ceramah, khutbah, symposium, pelatihan, program TV atau liputan radio dan lain sebagainya.
Mulailah dengan berdoa, jika anda orang islam maka bacaan basmalah, tahmid, dan tahlil akan membuat hati anda lebih tegar, karena segala pujian itu milik Allah, dan apalah artinya sebuah percakapan kecil di depan sesama hamba-hamba-Nya yang hina, sambil memohon semoga apa yang kita sampaikan terhindar dari kemaksiatan, syukur-syukur bisa dipetik hikmahnya oleh pendengar lalu menjadi tanaman amal kebaikan. 
  • Perencanaan dan latihan sangat menentukan, seperti kata pepatah, practice make perfect, atau latihan akan membuat semakin sempurna. Jika memang belum saatnya untuk tampil spontan, jangan ragu untuk menolak tampil di depan umum daripada membuat mental kita menjadi down untuk praktek selanjutnya.
  • Berpakaian yang menarik, sopan, dan rapi, tentunya disesuaikan dengan kebutuhan acara yang akan dihadiri.
  • Pitch Control, nafas ditata agar teratur, dan sedikit lebih merendahkan nada suara di awal pembicaraan atau pidato sangat membantu untuk mengurangi rasa grogi.
  • Tersenyum simpul, antara tersenyum dan tidak tersenyum untuk merenyahkan suara serta memperbaiki penampilan.
Selamat Mencoba dan semoga sukses.

Sponsored Links

DMCA.com