Puisi perpisahan dengan kekasih,

⌣»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈ ஜ۩۞۩ஜ ̴͡✽̤̈·̵̭̌·̵̭̌«̶ *⌣ ⌣ Selamat tinggal sayangku, cintaku, rinduku, ku harap engkau akan selalu baik-baik saja, bisa menemukan muara hatimu, maafkan aku yang tak sanggup menopang seluruh kerinduanmu, yang tak pernah bisa memelukmu dengan belahan dadaku yang tak becus mengertikan semua tentangmu, maafkanlah aku, mungkin ini memang sudah menjadi takdirku yang harus selalu kalah dalam mencintai kau lihatlah betapa tegarnya diriku meski telah habis sudah air mataku, kau lihat di kilat kedua bola mataku tak ada sedikit sesalpun yang kan aku bawa agar engkaupun tau kepergianku bukanlah karena sesalku karena telah mencintaimu, tapi karena rasa takut ku yang tak akan pernah bisa membahagiakanmu lihatlah duniamu masih begitu banyak yang harus engkau lalui dan yang tak banyak engkau mengerti, selamat tinggal sayangku, salam terakhir untukmu ⌣⌣»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈ ஜ۩۞۩ஜ ̴͡✽̤̈·̵̭̌·̵̭̌«̶ ⌣

⌣»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈ ஜ۩۞۩ஜ ̴͡✽̤̈·̵̭̌·̵̭̌«̶ ⌣ ⌣ SAHABAT ada kalanya kita harus bisa menerima apapun itu keputusan akan setiap kisahan atas semua kehendaknya, ada saatnya pula kita harus bisa memahami apa itu arti sebuah keputusan dari setiap persoalan yang bermain di dalam kehidupan kita sesungguhnya, entah apapun keputusan itu hendaknya kita jadikan sebuah lembar baru dalam setiap kita menapaki jalan kehidupan yang akan kita lewati, jadikanlah hari ini sebagai hari kehidupanmu, dimana kita bisa benar-benar merasa hidup untuk hari ini, anggaplah hari kemarin atau pun hari yang telah lalu, bahkan hari yang akan datang hanyalah mimpi-mimpi, karena hari ini, detik ini, itulah kita benar-benar hidup, karena hidup seperti bom waktu yang kita tidak pernah tahu entah kapan akan meledaknya ⌣⌣»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈ ஜ۩۞۩ஜ ̴͡✽̤̈·̵̭̌·̵̭̌«̶ ⌣

Saat ada sebuah pemutusan, tentang apapun itu,, bukanlah akhir sebuah perjalanan,,, sebuah akhir pemutusan, adalah langkah awal perjalanan untuk kisahan selanjutnya,,

bukanlah pemutusan adanya tapi keputusan akan segala kehendaknya, bukan juga akhir ataupun awal dari sebuah perjalanan karena kita tidak pernah tau kapan kita mengawali dan kapan juga kita akan mengakhiri sebuah kehidup...an hanya kepadanyalah kita berserah dalam meminta dan berharap memohon atas keputusannya

puisi pisah dengan pacar, status puitis, karya pujangga facebook

DMCA.com